BOOK RESUME: RICH DAD POOR DAD - Purnomo Adi

Super Admin
11 October 2022
Banner Article

Judul Buku                 : Rich Dad Poor Dad

Penulis                        : Robert T. Kiyosaki

Penerbit                      : Gramedia Pustaka Utama

Kota/Tahun Terbit    : Jakarta/2018

Jumlah Halaman     : 240


 


Buku ini menjelaskan tentang pentingnya melek keuangan di era informasi saat ini. Buku ini ditulis oleh Robert Kiyosaki, berkebangsaan Amerika Serikat, seorang entrepreneur, investor, financial planner, dan writer. Buku ini sangat layak dibaca karena mengajarkan kita untuk mencapai financial freedom dengan cara:

1.     Mempelajari cara kerja uang;

2.     Mengurus bisnis sendiri;

3.     Membeli aset bukan liabilitas.

Dalam buku ini, dijelaskan tentang dua sudut pandang yang berbeda antara ayah miskin dan ayah kaya. Ayah miskin adalah ayah kandungnya yang berpendidikan tinggi dan pandai, bergelar Ph.D., yang bekerja di kantor pemerintahan. Sedangkan ayah kaya adalah ayah temannya, yang tidak pernah menyelesaikan pendidikan SMP dan berprofesi sebagai seorang entrepreneur. Keduanya mempunyai pandangan yang sangat berbeda tentang uang.

Enam pelajaran pokok yang diajarkan oleh ayah kaya, antara lain:


1. Orang Kaya tidak Bekerja untuk Uang

Orang kaya berfokus untuk membangun aset yang nantinya aset tersebut dapat menghasilan uang, sedangkan orang miskin dan menengah bekerja di suatu tempat untuk menghasilkan uang. Orang kaya benar-benar menghasilkan uang melalui kemitraan atau aset mereka sedangkan orang miskin dan menengah menghasilkan uang yang  bersumber dari penghasilan yang diperoleh ketika mereka bekerja.


2. Mengapa Mengajarkan Melek Keuangan?

Ada perbedaan antara aset dan liabilitas. Contoh aset adalah real estate yang disewakan, saham, obligasi, reksadana, buku-buku, dan lain-lain. Sedangkan contoh liabilitas adalah hipotek, pinjaman konsumsi, tagihan kartu kredit, dan lain-lain. Selain itu, Robert T. Kiyosaki juga mengajarkan tentang  pengelolaan keuangan arus kas yang baik, yaitu dengan mengalokasikan penghasilan ke dalam kolom aset.


3. Uruslah Bisnis Anda Sendiri

Kebanyakan orang cenderung berfokus untuk mengurusi bisnis orang lain dan melupakan mengurus bisnis mereka sendiri. Untuk mempunyai kebebasan finansial, Robert T. Kiyosaki mengatakan untuk mengurus bisnis mereka sendiri, yaitu dengan membangun dan menjaga kolom aset mereka. Ketika ada uang masuk ke dalam kolom aset, maka uang tersebut harus tidak keluar lagi.


4. Sejarah Pajak dan Kekuatan Korporasi

Pengetahuan adalah kekuatan. Orang bisnis mempunyai pengetahuan tentang hukum perpajakan dan korporasi. Mereka melakukan perencanaan pajak secara legal. Dengan seperti itu, mereka yang melakukan bisnis cenderung membayar pajak lebih sedikit dibandingkan mereka yang bekerja di suatu tempat.


5. Orang Kaya Menciptakan Uang

Orang kaya meluangkan waktu untuk mengembangkan kecerdasan finansial mereka sedangkan orang miskin dan menengah cenderung bekerja keras yang nantinya mereka akan membayar pajak lebih besar. Orang kaya menciptakan uang dengan membangun bisnis atau membeli aset yang nantinya akan memberikan penghasilan pasif. Hal ini yang tidak dilakukan oleh orang miskin dan menengah.


6. Bekerja untuk Belajar Jangan Bekerja untuk Uang

Orang kaya bekerja untuk belajar tentang sistem perusahan tersebut. Fokus utama untuk bekerja adalah ilmu yang dapat diaplikasikan untuk bisnis mandirinya mendatang. Dengan memilki mindset seperti ini, maka orang kaya menjadi berkembang lebih kaya lagi.

 

Itulah enam pelajaran pokok yang terdapat pada buku Rich Dad Poor Dad oleh Robert T. Kiyosaki. Selamat membaca!



Purnomo Adi

FAT/ Tax Specialist, Tancorp