Judul Buku
: Rich Dad Poor Dad
Penulis
: Robert T.
Kiyosaki
Penerbit
: Gramedia Pustaka Utama
Kota/Tahun Terbit : Jakarta/2018
Jumlah Halaman : 240
Buku ini menjelaskan tentang pentingnya melek keuangan di era
informasi saat ini. Buku ini ditulis oleh Robert Kiyosaki, berkebangsaan
Amerika Serikat, seorang entrepreneur, investor, financial
planner, dan writer. Buku ini sangat layak dibaca karena mengajarkan kita
untuk mencapai financial freedom dengan cara:
1. Mempelajari
cara kerja uang;
2. Mengurus
bisnis sendiri;
3. Membeli
aset bukan liabilitas.
Dalam buku ini, dijelaskan tentang dua sudut pandang yang berbeda
antara ayah miskin dan ayah kaya. Ayah miskin adalah ayah kandungnya yang
berpendidikan tinggi dan pandai, bergelar Ph.D., yang bekerja di kantor
pemerintahan. Sedangkan ayah kaya adalah ayah temannya, yang tidak pernah
menyelesaikan pendidikan SMP dan berprofesi sebagai seorang entrepreneur.
Keduanya mempunyai pandangan yang sangat berbeda tentang uang.
Enam pelajaran pokok yang diajarkan oleh ayah kaya, antara lain:
1. Orang Kaya tidak Bekerja untuk Uang
Orang kaya berfokus untuk membangun aset yang nantinya aset
tersebut dapat menghasilan uang, sedangkan orang miskin dan menengah bekerja di
suatu tempat untuk menghasilkan uang. Orang kaya benar-benar menghasilkan uang
melalui kemitraan atau aset mereka sedangkan orang miskin dan menengah
menghasilkan uang yang bersumber dari penghasilan yang diperoleh ketika
mereka bekerja.
2. Mengapa Mengajarkan Melek Keuangan?
Ada perbedaan antara aset dan liabilitas. Contoh aset adalah real estate yang disewakan, saham, obligasi, reksadana, buku-buku, dan lain-lain. Sedangkan contoh liabilitas adalah hipotek, pinjaman konsumsi, tagihan kartu kredit, dan lain-lain. Selain itu, Robert T. Kiyosaki juga mengajarkan tentang pengelolaan keuangan arus kas yang baik, yaitu dengan mengalokasikan penghasilan ke dalam kolom aset.
3. Uruslah Bisnis Anda Sendiri
Kebanyakan orang cenderung berfokus untuk mengurusi bisnis orang
lain dan melupakan mengurus bisnis mereka sendiri. Untuk mempunyai kebebasan
finansial, Robert T. Kiyosaki mengatakan untuk mengurus bisnis mereka sendiri,
yaitu dengan membangun dan menjaga kolom aset mereka. Ketika ada uang masuk ke
dalam kolom aset, maka uang tersebut harus tidak keluar lagi.
4. Sejarah Pajak dan Kekuatan Korporasi
Pengetahuan adalah kekuatan. Orang bisnis mempunyai pengetahuan tentang hukum perpajakan dan korporasi. Mereka melakukan perencanaan pajak secara legal. Dengan seperti itu, mereka yang melakukan bisnis cenderung membayar pajak lebih sedikit dibandingkan mereka yang bekerja di suatu tempat.
5. Orang Kaya Menciptakan Uang
Orang kaya meluangkan waktu untuk mengembangkan kecerdasan
finansial mereka sedangkan orang miskin dan menengah cenderung bekerja keras
yang nantinya mereka akan membayar pajak lebih besar. Orang kaya menciptakan
uang dengan membangun bisnis atau membeli aset yang nantinya akan memberikan
penghasilan pasif. Hal ini yang tidak dilakukan oleh orang miskin dan menengah.
6. Bekerja untuk Belajar Jangan Bekerja untuk Uang
Orang kaya bekerja untuk belajar tentang sistem perusahan
tersebut. Fokus utama untuk bekerja adalah ilmu yang dapat diaplikasikan untuk
bisnis mandirinya mendatang. Dengan memilki mindset seperti ini, maka
orang kaya menjadi berkembang lebih kaya lagi.
Itulah enam pelajaran pokok yang terdapat pada buku Rich
Dad Poor Dad oleh Robert T. Kiyosaki. Selamat membaca!
Purnomo Adi
FAT/ Tax Specialist, Tancorp