Internet sudah menjadi kebutuhan yang tak terelakkan.
Kita merasakan banyak keuntungan melalui internet. Mulai dari berelasi sosial,
menunjang aktivitas bisnis, sumber informasi, dan lainnya. Tetapi, dibalik manfaatnya
yang besar, tersembunyi pula ancaman yang besar.
Bayangkan apa jadinya jika akun Anda diambil alih pihak lain, lalu digunakan untuk kejahatan dan penipuan. Ada pepatah mengatakan “Mencegah lebih baik dari pada mengobati”. Berikut ini, beberapa langkah jitu untuk mengamankan akun Anda, terutama akun media social.
1. Gunakan password yang kuat
Perusahaan manajemen password, SplashData merilis daftar tahunan yang berisi 100 kata sandi atau password terburuk sepanjang tahun. Dari 100 password yang dirilis, kebanyakan adalah kata atau angka yang mudah diingat seperti “iloveyou, tanggal kelahiran seseorang, qwerty, admin123” dan masih banyak lainnya.
Maka, sebaiknya kita gunakan gabungan huruf + angka + besar kecil huruf + symbol yang tidak mudah ditebak, sebagai format password yang kuat.
2. Pastikan alamat media sosial benar
Phising adalah suatu teknik untuk mengumpulkan informasi termasuk akun dan password pengguna. Cara kerja phising adalah memberikan tautan ke pemilik akun yang akan mengarahkan pengguna ke website palsu yang tampilannya mirip dengan website aslinya.
Anda tanpa sadar mengisi akun dan password di halaman palsu, kemudian isian Anda direkam dan Anda diarahkan ke website aslinya. Sekilas Anda merasa tidak ada yang salah, Anda tetap bisa mengakses dan menggunakan medsos dengan normal, tapi besoknya mungkin Anda akan terkejut karena password yang dimasukkan dianggap salah. Selamat, akun Anda sudah diambil alih orang lain.
Cara paling aman adalah dengan mengetik secara manual https://www.website.com. Ingat, semua medsos yang ada sekarang pasti menggunakan https karena merupakan jalur akses yang aman dari phising. Sekali lagi, pastikan Anda mengetik alamat medsos dengan benar.
3. Perkuat pengaturan keamanan Sosmed
Social media saat ini menyediakan pengaturan keamanan yang lengkap seperti pembatasan hak komentar, tag/penandaan, menulis di wall, melihat informasi pribadi, dll. Perkuat konfigurasi keamanan akses medsos Anda, jangan biarkan semua informasi terbuka untuk publik.
4. Ubah password secara rutin
Merubah password secara rutin juga salah satu Anda dalam mengamankan akun social media. Biasanya medsos akan memberikan notifikasi untuk ganti password jika ada permasalahan keamanan yang menyerang server mereka. Segera ganti, jangan menunda lagi. Anda juga wajib mengganti password jika dirasa ada pihak lain yang menggunakan akun Anda dengan komputer atau peralatan lain. Lakukan Logout massal melalui fitur di medsos dan ganti password secepatnya.
5. Lapisi keamanan akun social media dengan fitur Autentikasi dua factor atau
2FA
Autentikasi dua faktor adalah keamanan lapis kedua, di atas kata sandi atau nomor PIN Anda. Jika setelah masuk dengan kata sandi, Anda pernah diminta memasukkan kode angka yang dikirim kepada Anda pada telepon seluler untuk membuktikan identitas Anda, maka Anda sudah tidak asing lagi dengan 2FA.
Selain itu, ada beberapa metode
autentikasi dua faktor lainnya. Antara lain aplikasi autentikator, notifikasi
push, token perangkat lunak, autentikasi berbasis suara, dan sebagainya. Sering
kali, lapisan keamanan tambahan kemungkinan berupa kode pesan teks SMS.
Demikian ulasan dari saya. Apakah akun Anda sudah aman? Amankan sebelum terbajak!