Sebagai seorang manusia, kita tentu hidup dalam situasi
dinamis dengan tantangan yang bervariasi.
Terkadang, kita menemukan tantangan yang sangat sulit.
Sebagian orang akan memilih untuk menyerah, sebagian lainnya mungkin mencoba
lalu mengalami kegagalan, dan akhirnya tidak mau mencoba mengambil tantangan
yang sama.
Sebagian orang mungkin tidak berani untuk mengambil tantangan
karena takut gagal dan takut merasa malu di depan orang lain.
Tentu kita tidak ingin menjadi orang yang seperti itu.
Pola pikir seperti itu disebut fixed mindset. Pada artikel ini, kita akan belajar hal yang dapat dilakukan untuk mengubah pola pikir menjadi growth mindset.
Apa itu fixed mindset?
Fixed mindset adalah pola pikir yang percaya
bahwa kemampuan dan kualitas diri telah ditentukan sejak lahir dan tidak dapat
diubah (Dweck, 2016).
Orang dengan fixed
mindset cenderung takut dan akan menghindari tantangan yang sulit,
karena takut mengalami kegagalan dan mempermalukan dirinya.
Hal ini berdampak negatif pada perkembangan diri karena tidak ada tantangan yang cukup sulit untuk mengembangkan potensi dirinya.
Growth mindset adalah kebalikannya.
Orang dengan growth
mindset menganggap tantangan sebagai hal yang dapat mengembangkan potensi
diri, sehingga mereka akan mengambil tantangan yang ada.
Tidak hanya menerima, mereka bahkan menyukai tantangan,
karena mereka tahu bahwa tantangan akan mengajarkan sesuatu yang baru dan
mengasah kemampuan mereka.
Mereka tidak takut mengalami kegagalan, karena kegagalan adalah sebuah bagian dari pembelajaran. Kegagalan adalah ketika mereka berhenti berusaha mengembangkan diri.
Berikut cara-cara yang dapat Anda lakukan untuk menerapkan growth mindset:
1. Ubah pandangan Anda
terhadap kesulitan yang Anda alami.
Jika Anda takut untuk menerima
sebuah tantangan, coba alihkan ketakutan tersebut dengan memahami bahwa
tantangan adalah kesempatan untuk belajar dan mengembangkan potensi.
2.
Ubah pandangan Anda terhadap kegagalan yang Anda alami.
Jangan mengatakan Anda tidak bisa,
namun katakanlah bahwa Anda belum bisa. Walaupun sederhana, hal itu tetap
memiliki andil yang besar bagi perubahan mindset
Anda.
3.
Jangan takut dikritik.
Pahami kritik sebagai sarana Anda
untuk melihat apa yang masih dapat ditingkatkan dalam diri Anda.
4.
Hargai prosesnya.
Perkembangan potensi diri adalah
sebuah perjalanan. Jangan berfokus pada hasil akhirnya saja, melainkan fokuslah
terhadap setiap langkah yang Anda lakukan untuk membuat diri Anda menjadi lebih
baik.
5.
Carilah mentor.
Selain menjadi inspirasi untuk
diri Anda, Anda juga bisa belajar untuk tidak mengulangi kesalahan yang pernah
dilakukan oleh mentor Anda.
Percayalah, usaha tidak akan mengkhianati hasilnya.
Teruslah berusaha mengembangkan potensi diri Anda.
Jika Anda lakukan itu terus-menerus, Anda akan sampai kepada
tingkat kemampuan yang Anda inginkan, bahkan mungkin tanpa Anda sadari.
Terima kasih karena telah membaca artikel ini hingga akhir. Saya harap, Anda terinspirasi dan dapat menggunakan informasi ini untuk mencapai apa yang Anda inginkan dalam kehidupan Anda.
Salam hangat,
Juan Richard Alexander Setiawan –
Learning Specialist Tancorp Group